Duh! Kabar Lutfi Digeser ke Kementerian Investasi, Ekonom : Bahlil Masih Orang yang Tepat

Duh! Kabar Lutfi Digeser ke Kementerian Investasi, Ekonom : Bahlil Masih Orang yang Tepat

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan melakukan perombakan atau reshuffle kabinet Indonesia Maju pada pekan depan, seiring adanya penggabungan dan perubahan nomenklatur kementerian juga lembaga.

Nama Muhammad Lutfi yang saat ini sebagai Menteri Perdagangan, dikabarkan akan geser ke Kementerian Investasi yang sekarang bernama Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Menanggapi kabar tersebut, Ekonom Bank Permata Josua Pardede menilai, kinerja BKPM selama ini sudah baik di bawah kepemimpinan Bahlil Lahadalia, di mana terjadi peningkatan komitmen investasi tiap tahunnya.

"Nanti BKPM akan menjadi Kementerian Investasi, dan Kepala BKPM Bahlil saya pikir masih orang yang tepat untuk jadi menteri yang koordinir investasi," papar Josua saat dihubungi, Minggu (18/4/2021).

Sementara untuk Lutfi, kata Josua, sebaiknya tetap dipertahankan di Kementerian Perdagangan karena sejauh ini kinerjanya cukup baik, tanpa ada kesalahan yang signifikan.

"Jadi saya pikir belum perlu ada perubahan, tapi semua ini hak prerogatif presiden dalam menentukan menterinya," ucapnya.

"Namun, kalau saya melihat tidak perlu ada perubahan, karena jika terlalu banyak pergerakan reshuffle akan ganggu koordinasi," sambung Josua.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kedeputian Kantor Staf Presiden Ali Ngabalin mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi akan segera melantik dua menteri baru Kabinet Indonesia Maju (KIM).

Pelantikan dua menteri baru tersebut terkait dengan perubahan nomenklatur Kementerian yang telah disetujui DPR.

Dua menteri baru tersebut yakni Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Dikbud/Ristek) dan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

"Presiden Insya Allah akan melantik menteri baru, Menteri Dikbud/Ristek (dan) Menteri Investasi/Kepala BKPM," kata Ngabalin dikutip dari akun twitternya @AliNgabalinNew, Rabu (14/3/2021).

Ali tidak memaparkan siapa sosok yang akan dilantik dalam dua nomenklatur baru Kementerian tersebut. Apakah pejabat lama yakni Nadiem Makarim untuk Menteri Dikbud Ristek, serta Bahlil Lahadalia untuk Menteri Investasi.

"Adakah menteri-menteri lain yang akan di lantik, kapan dan siapa para beliau itu? Wallahu'alam bisshowaab, itu hak prerogatif Presiden dan kita tunggu saja," pungkas Ngabalin.

Waspada Keyloger Ada di Sekitar Anda, Jangan Sembarangan Menginput Password

Contoh Penerapan Algoritma Enkripsi AES di Pemrograman PHP


(TRI)(MLS)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laptop Terbaru Harga Terjangkau

Polda Metro Jaya Lantik Dai Kamtibmas Sesuai Perintah Kapolri

Tersangka Korupsi Asabri Adam Damiri Punya Harta Rp10 M